Di Tengah Duka Tragedi Drag Race, GFB Pilih Hadir dan Dampingi Keluarga Korban

Tak hanya menyerahkan santunan, GFB juga mendampingi Lucky Sugeha menemui keluarga korban sejak hari pertama tragedi

- Jurnalis

Rabu, 12 Agustus 2026 - 17:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Terastoday.id,KOTAMOBAGU — Duka akibat tragedi Drag Race di Kelurahan Upai, Kecamatan Kotamobagu Utara, masih menyelimuti sejumlah keluarga. Di tengah suasana berkabung itu, Gofal Fauzan Bonde (GFB) kembali hadir menemui keluarga korban, Rabu (12/8/2026).

Kehadiran GFB bukan sekadar untuk menyerahkan santunan. Ia datang untuk berbagi duka sekaligus memberikan dukungan moril kepada keluarga yang tengah kehilangan orang terkasih.

Salah satu keluarga yang ditemuinya adalah keluarga almarhum Ali Yoyang di Desa Bilalang Tiga, Kabupaten Bolaang Mongondow. Suasana haru terasa ketika GFB menyampaikan belasungkawa secara langsung kepada keluarga korban.

Selain menyampaikan rasa duka, GFB juga menyerahkan santunan sebagai bentuk kepedulian. Ia meluangkan waktu untuk berbincang bersama keluarga dan memberikan penguatan agar mereka tetap tabah menghadapi musibah tersebut.

Dari Bilalang Tiga, perjalanan kemudian dilanjutkan menuju rumah duka Nilawaty Mokodongan di Desa Pontodon.

Baca Juga :  Nasib Tambang Batu Hitam Tolutu di Persimpangan, Warga Minta Kepastian dari Pemerintah

Di rumah duka, GFB kembali duduk bersama keluarga. Ia menyampaikan belasungkawa sekaligus memberikan dukungan agar keluarga tetap kuat dan sabar melewati masa berkabung.

Bagi GFB, kehadiran di tengah keluarga korban merupakan bentuk kepedulian yang harus terus dijaga. Sebab, santunan yang diberikan tidak mungkin menggantikan kehilangan orang yang dicintai.

Tetap Dampingi Lucky Sugeha

Kepedulian GFB terhadap keluarga korban juga tidak terlepas dari posisinya yang sejak awal turut mendampingi Ketua Panitia Drag Race dan Drag Bike Kotamobagu Championship 2026, Lucky Sugeha.

Sejak tragedi terjadi, GFB memilih berada di sisi Lucky. Ia mendampingi Lucky menemui keluarga korban, menyampaikan belasungkawa serta permohonan maaf, sekaligus memastikan keluarga yang ditinggalkan tetap mendapatkan perhatian.

Menurut GFB, pendampingan tersebut merupakan bagian dari tanggung jawab moral sebagai seorang sahabat. Ia juga memberikan dukungan kepada Lucky dalam menghadapi berbagai persoalan yang muncul setelah tragedi.

Baca Juga :  Tanpa Rasa Lelah, Gofal Bonde Terus Hadir dan Beri Santunan untuk Keluarga Korban Drag Race Kotamobagu

Meski demikian, dukungan tersebut tetap berjalan dengan menghormati proses hukum yang sedang berlangsung. Kepedulian terhadap Lucky, menurut GFB, tidak boleh dimaknai sebagai sikap mengabaikan kepentingan keluarga korban ataupun proses penanganan perkara.

Dalam situasi yang berat ini, GFB memilih untuk memastikan dua hal tetap berjalan beriringan: keluarga korban tidak kehilangan perhatian dan sahabatnya tidak menghadapi persoalan seorang diri.

Tragedi di lintasan Upai telah meninggalkan luka mendalam bagi banyak keluarga. Santunan memang tidak akan mampu mengembalikan sosok yang telah pergi, tetapi kehadiran, perhatian dan dukungan moril diharapkan dapat menjadi sedikit penguat bagi keluarga yang sedang menjalani masa berkabung.

Di tengah duka tersebut, GFB memilih hadir bukan hanya dengan bantuan, tetapi juga dengan waktu dan kepedulian untuk menemani keluarga korban melewati masa sulit.

Berita Terkait

Siapa di Balik Excavator Kawasan Lokosina? KPH Telusuri Pemodal PETI
Empat Hari Setelah Dibuka Wali Kota, Tournament TIDAR Drag Race Upai Berujung Tragedi
Drag Race Upai Berujung Maut, 16 Orang Jadi Korban di Lintasan
Nasib Tambang Batu Hitam Tolutu di Persimpangan, Warga Minta Kepastian dari Pemerintah
Aktivitas PETI di Tobayagan Kian Masif, Ancaman Banjir dan Longsor Mengintai
Kolaborasi Lintas Daerah, Bupati Bolsel dan Bolmong Bersama Kajati Sulut Rehabilitasi Lahan Bekas PETI
Bupati Bolmong Jusnan C Mokoginta Resmi Lantik Sandri Mamonto Sebagai Penjabat Sangadi Desa Bakan
Kapolres Kotamobagu Gelar Operasi Keselamatan Samrat Tahun 2025
Berita ini 22 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 12 Agustus 2026 - 17:29 WIB

Di Tengah Duka Tragedi Drag Race, GFB Pilih Hadir dan Dampingi Keluarga Korban

Senin, 10 Agustus 2026 - 17:02 WIB

Siapa di Balik Excavator Kawasan Lokosina? KPH Telusuri Pemodal PETI

Minggu, 9 Agustus 2026 - 17:00 WIB

Empat Hari Setelah Dibuka Wali Kota, Tournament TIDAR Drag Race Upai Berujung Tragedi

Minggu, 9 Agustus 2026 - 16:42 WIB

Drag Race Upai Berujung Maut, 16 Orang Jadi Korban di Lintasan

Senin, 27 Juli 2026 - 11:06 WIB

Nasib Tambang Batu Hitam Tolutu di Persimpangan, Warga Minta Kepastian dari Pemerintah

Berita Terbaru