Terastoday.id,BOLSEL– Sebanyak 11 titik Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) di Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan (Bolsel) kini telah menyelesaikan pembangunan fisik hingga 100 persen.
Namun, rampungnya bangunan belum menjadi tanda bahwa koperasi tersebut sudah siap menjalankan aktivitas operasional.
Komandan Kodim (Dandim) 1303/Bolaang Mongondow, Letkol Inf. Manashe Lomo, mengatakan masih ada tahapan yang harus dipenuhi setelah pekerjaan fisik selesai, terutama menyangkut fasilitas dan perlengkapan koperasi.
Menurut Manashe, standar yang ditetapkan Agrinas harus dipenuhi sebelum sebuah KDMP dapat dinyatakan benar-benar siap beroperasi.
“Bangunan yang sudah jadi belum bisa dikatakan operasional. Operasional itu ketika seluruh fasilitas dan perlengkapan yang ada di dalam koperasi sudah masuk. Ini yang akan kita kawal,” ujar Manashe saat ditemui di Kantor Bupati Bolsel, Senin (31/08/2026).
Karena itu, pengawasan tidak berhenti setelah pekerjaan konstruksi dinyatakan selesai. Kodim akan memastikan seluruh perlengkapan yang dikirim vendor sampai ke masing-masing lokasi dalam kondisi lengkap dan dapat digunakan.
Langkah tersebut dinilai penting agar bangunan yang telah selesai tidak berhenti sebagai fasilitas fisik, tetapi benar-benar dapat dimanfaatkan sesuai fungsi KDMP.
Di sisi lain, pembangunan pada titik-titik yang belum rampung masih terus dikebut. Penyelesaiannya ditargetkan dapat dilakukan dalam waktu sekitar tiga bulan, meski progres di setiap desa tidak sama.
Manashe menyebut perbedaan progres tersebut tidak terlepas dari kondisi dan dinamika yang ada di masing-masing wilayah.
“Kita akan terus kawal, bukan hanya sampai bangunannya selesai, tetapi memastikan KDMP benar-benar siap dan dapat beroperasi secara optimal,” katanya.
Dengan demikian, setelah 11 titik mencapai penyelesaian fisik, perhatian berikutnya diarahkan pada kesiapan fasilitas dan perlengkapan. Sementara 70 titik lainnya masih dalam proses pembangunan dan terus didorong agar penyelesaiannya berjalan sesuai target.







