Kolaborasi Lintas Daerah, Bupati Bolsel dan Bolmong Bersama Kajati Sulut Rehabilitasi Lahan Bekas PETI

- Jurnalis

Jumat, 6 Februari 2026 - 20:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Terastoday.id,BOLSEL– Upaya pemulihan lingkungan pascatambang di wilayah Totabuan kembali mendapat perhatian serius. Bupati Bolaang Mongondow Selatan (Bolsel) H. Iskandar Kamaru turut ambil bagian dalam aksi penanaman pohon serentak di kawasan eks tambang Desa Pusian, Kabupaten Bolaang Mongondow, Jumat (6/2/2026).

Aksi rehabilitasi tersebut dihadiri Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Sulawesi Utara Jacob H. Pettipellohy, SH, MH, Bupati Bolaang Mongondow Yusra Alhabsy, serta jajaran Forkopimda Sulawesi Utara.

Kehadiran para kepala daerah dan unsur penegak hukum ini menandai penguatan kolaborasi lintas wilayah dan institusi dalam menjawab persoalan lingkungan hidup yang ditinggalkan aktivitas pertambangan.

Program penanaman pohon ini diarahkan pada pemulihan fungsi ekologis lahan yang mengalami degradasi. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi ruang konsolidasi antar pemerintah daerah, khususnya antara Pemkab Bolsel dan Pemkab Bolmong, dalam menyatukan langkah menghadapi tantangan lingkungan di kawasan Totabuan.

Baca Juga :  Bolmong Perkuat Mitigasi Bencana, Kerja Sama Strategis dengan BMKG Dimulai

Di sisi lain, rehabilitasi ini diposisikan sebagai langkah preventif untuk menjaga keseimbangan ekosistem dan meminimalkan risiko bencana ekologis.

Bupati Iskandar menegaskan bahwa keterlibatan Pemerintah Kabupaten Bolsel dalam kegiatan tersebut merupakan bentuk tanggung jawab moral sekaligus komitmen jangka panjang terhadap keberlanjutan lingkungan.

Menurutnya, pemulihan alam tidak dapat dipisahkan dari kepentingan generasi mendatang. Oleh karena itu, kerja sama lintas daerah menjadi kunci agar upaya rehabilitasi tidak berhenti pada kegiatan simbolik semata.

Baca Juga :  Kapolres Kotamobagu Gelar Operasi Keselamatan Samrat Tahun 2025

“Lingkungan bukan hanya soal hari ini, tetapi tentang masa depan. Apa yang kita lakukan sekarang akan menentukan kondisi alam yang diwariskan kepada generasi berikutnya,” ujar Bupati Iskandar.

Ia juga mengingatkan bahwa rehabilitasi lahan pascatambang membutuhkan konsistensi dan keseriusan semua pihak.

Tanpa sinergi yang kuat, upaya pemulihan hanya akan menjadi rutinitas tanpa dampak nyata bagi masyarakat sekitar.

“Rehabilitasi tidak bisa berjalan sendiri-sendiri. Diperlukan tanggung jawab bersama agar lahan kembali produktif, aman, dan memberi manfaat bagi masyarakat,” tandas Bupati Iskandar yang dikenal dekat dengan Wakil Bupati Deddy Abdul Hamid itu.

Berita Terkait

Di Tengah Duka Tragedi Drag Race, GFB Pilih Hadir dan Dampingi Keluarga Korban
Siapa di Balik Excavator Kawasan Lokosina? KPH Telusuri Pemodal PETI
Empat Hari Setelah Dibuka Wali Kota, Tournament TIDAR Drag Race Upai Berujung Tragedi
Drag Race Upai Berujung Maut, 16 Orang Jadi Korban di Lintasan
Nasib Tambang Batu Hitam Tolutu di Persimpangan, Warga Minta Kepastian dari Pemerintah
Aktivitas PETI di Tobayagan Kian Masif, Ancaman Banjir dan Longsor Mengintai
Bupati Bolmong Jusnan C Mokoginta Resmi Lantik Sandri Mamonto Sebagai Penjabat Sangadi Desa Bakan
Kapolres Kotamobagu Gelar Operasi Keselamatan Samrat Tahun 2025
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 12 Agustus 2026 - 17:29 WIB

Di Tengah Duka Tragedi Drag Race, GFB Pilih Hadir dan Dampingi Keluarga Korban

Senin, 10 Agustus 2026 - 17:02 WIB

Siapa di Balik Excavator Kawasan Lokosina? KPH Telusuri Pemodal PETI

Minggu, 9 Agustus 2026 - 17:00 WIB

Empat Hari Setelah Dibuka Wali Kota, Tournament TIDAR Drag Race Upai Berujung Tragedi

Minggu, 9 Agustus 2026 - 16:42 WIB

Drag Race Upai Berujung Maut, 16 Orang Jadi Korban di Lintasan

Senin, 27 Juli 2026 - 11:06 WIB

Nasib Tambang Batu Hitam Tolutu di Persimpangan, Warga Minta Kepastian dari Pemerintah

Berita Terbaru