Empat Hari Setelah Dibuka Wali Kota, Tournament TIDAR Drag Race Upai Berujung Tragedi

Mobil pembalap mengalami crash dan menghantam penonton. Enam orang dilaporkan meninggal dunia, sementara korban lainnya menjalani perawatan.

- Jurnalis

Minggu, 9 Agustus 2026 - 17:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Terastoday.id,KOTAMOBAGU – Kamis, 6 Agustus 2026, Jalan A.P. Mokoginta, Kelurahan Upai, Kecamatan Kotamobagu Utara, menjadi pusat perhatian para pencinta otomotif. Ratusan pembalap datang untuk ambil bagian dalam Open Tournament TIDAR Drag Race–Drag Bike Kotamobagu Championship 2026.

Event tersebut bukan perlombaan kecil. Sebanyak 927 pembalap tercatat ambil bagian, terdiri dari 590 peserta drag bike dan 337 peserta drag race mobil.

Ajang ini resmi dibuka Wali Kota Kotamobagu dr. Weny Gaib, Sp.M., bersama Ketua TP-PKK Kotamobagu Rindah Gaib-Mokoginta, pada Kamis (6/8/2026).

Selama beberapa hari, kawasan Jalan A.P. Mokoginta menjadi ruang pertemuan para pembalap, komunitas otomotif, dan penonton yang datang menyaksikan adu kecepatan.

Namun, suasana tersebut berubah drastis pada Minggu (9/8/2026).

Ketia event memasuki hari terakhir, salah satu pembalap mengalami crash di lintasan. Kendaraan tersebut kemudian menghantam sejumlah penonton yang berada di sekitar ujung garis finis.

Dalam hitungan detik, deru mesin dan sorak penonton berubah menjadi kepanikan.

Penonton berhamburan. Sejumlah warga berusaha memberikan pertolongan, sementara petugas dan pihak terkait bergerak mengevakuasi para korban.

Baca Juga :  Drag Race Upai Berujung Maut, 16 Orang Jadi Korban di Lintasan

Berdasarkan informasi sementara yang dihimpun, sedikitnya 16 orang dilaporkan menjadi korban dalam insiden tersebut.

Dari jumlah itu, enam orang dilaporkan meninggal dunia. Sementara korban lainnya mengalami luka-luka dan dilarikan ke sejumlah fasilitas kesehatan untuk mendapatkan penanganan medis.

Kegiatan drag race langsung dihentikan setelah kecelakaan terjadi.

Peristiwa tersebut menjadi kontras dengan suasana pembukaan empat hari sebelumnya. Saat itu, Wali Kota Weny Gaib menyampaikan apresiasi kepada panitia penyelenggara, komunitas otomotif, sponsor, serta seluruh pihak yang terlibat dalam kegiatan tersebut.

“Atas nama pribadi dan jajaran Pemerintah Kota Kotamobagu, saya sampaikan apresiasi dan penghargaan setinggi-tingginya kepada panitia penyelenggara, komunitas otomotif, sponsor, serta semua pihak yang telah bekerja keras sehingga Open Turnamen Drag Race Drag Bike 2026 dapat terlaksana pada hari ini,” ujar Weny Gaib.

Baca Juga :  Kasus Dugaan Korupsi Dana Hibah Pilkada, Kejari Kotamobagu Sita Dokumen Bawaslu

Event yang melibatkan ratusan pembalap tersebut seharusnya menjadi ruang kompetisi dan hiburan bagi pencinta otomotif. Namun, di hari terakhir, lintasan justru menjadi lokasi terjadinya kecelakaan yang menelan korban jiwa.

Hingga berita ini diterbitkan, jumlah pasti korban masih dalam proses pendataan dan verifikasi. Identitas para korban serta kondisi korban yang masih menjalani perawatan juga belum seluruhnya diketahui.

Penyebab kecelakaan belum dapat dipastikan. Aparat berwenang masih melakukan penanganan dan mengumpulkan informasi untuk mengetahui kronologi lengkap insiden tersebut.

Pun hingga kinu, pihak panitia penyelenggara belum memberikan keterangan resmi mengenai kecelakaan tersebut.

Bagi 927 pembalap yang datang untuk berkompetisi, event ini semula menjadi panggung untuk menunjukkan kemampuan di lintasan. Namun bagi para korban dan keluarga mereka, hari terakhir penyelenggaraan justru berubah menjadi kabar duka.

 

Berita Terkait

PWI Bolsel Segera Dilantik, Viko Karinda Ingatkan Wartawan soal Tanggung Jawab Berita
Wabup Deddy Abdul Hamid Cermati Arah Ekonomi Sulut dan Peluang Dunia Usaha
Bupati Yusra Hadiri Rakor Pembentukan Provinsi BMR, Bahas Langkah Lanjutan Perjuangan Pemekaran
Tanpa Rasa Lelah, Gofal Bonde Terus Hadir dan Beri Santunan untuk Keluarga Korban Drag Race Kotamobagu
Di Tengah Duka Tragedi Drag Race, GFB Pilih Hadir dan Dampingi Keluarga Korban
Siapa di Balik Excavator Kawasan Lokosina? KPH Telusuri Pemodal PETI
Drag Race Upai Berujung Maut, 16 Orang Jadi Korban di Lintasan
Nasib Tambang Batu Hitam Tolutu di Persimpangan, Warga Minta Kepastian dari Pemerintah
Berita ini 278 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 19:27 WIB

PWI Bolsel Segera Dilantik, Viko Karinda Ingatkan Wartawan soal Tanggung Jawab Berita

Rabu, 16 September 2026 - 21:35 WIB

Wabup Deddy Abdul Hamid Cermati Arah Ekonomi Sulut dan Peluang Dunia Usaha

Senin, 7 September 2026 - 15:48 WIB

Bupati Yusra Hadiri Rakor Pembentukan Provinsi BMR, Bahas Langkah Lanjutan Perjuangan Pemekaran

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 21:07 WIB

Tanpa Rasa Lelah, Gofal Bonde Terus Hadir dan Beri Santunan untuk Keluarga Korban Drag Race Kotamobagu

Rabu, 12 Agustus 2026 - 17:29 WIB

Di Tengah Duka Tragedi Drag Race, GFB Pilih Hadir dan Dampingi Keluarga Korban

Berita Terbaru