Potensi Gesekan Muncul, Pemkab Bolsel Setop Sementara Tambang Batu Hitam Tolutu

Bupati Iskandar Kamaru menegaskan penghentian bukan penutupan permanen. Pemerintah masih mengkaji aturan dan menyiapkan solusi agar warga tetap bisa bekerja tanpa memicu konflik.

- Jurnalis

Senin, 31 Agustus 2026 - 21:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Terastoday.id,BOLSEL – Aktivitas tambang manual batu hitam di Desa Tolutu, Kecamatan Tomini, untuk sementara harus berhenti.

Pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan (Bolsel) mengambil keputusan tersebut setelah melihat adanya situasi yang berpotensi berkembang menjadi gesekan antarmasyarakat.

Keputusan penghentian sementara itu dibahas dalam rapat Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Bolsel di Ruang Rapat Berkah, Senin (31/8/2026).

Bupati Bolsel Iskandar Kamaru mengatakan pemerintah memilih menghentikan aktivitas di lokasi untuk mencegah persoalan yang ada semakin melebar.

Menurut Iskandar, pemerintah tidak ingin aktivitas yang selama ini menjadi sumber penghasilan warga justru menjadi pemicu pertentangan di tengah masyarakat.

“Kami sayang masyarakat, tapi sudah ada oknum yang membenturkan masyarakat dengan masyarakat, bahkan dibenturkan dengan pemerintah. Sehingga dalam keputusan rapat bersama Forkopimda, kita tutup sementara dulu,” ujar Iskandar kepada awak media.

Baca Juga :  Bupati Iskandar Wajibkan Desa Lindungi Warga melalui BPJS Ketenagakerjaan

Meski demikian, keputusan tersebut belum menjadi tanda berakhirnya aktivitas tambang batu hitam di Tolutu.

Pemkab Bolsel masih membuka kemungkinan aktivitas tersebut kembali berjalan. Namun, pemerintah ingin terlebih dahulu memastikan bagaimana kegiatan itu dapat ditata sehingga masyarakat dapat bekerja tanpa menimbulkan persoalan baru.

Kajian mengenai aturan menjadi salah satu langkah yang akan dilakukan pemerintah bersama Forkopimda.

Iskandar menegaskan, pemerintah memahami posisi warga yang menggantungkan penghasilan dari aktivitas pertambangan manual tersebut. Karena itu, pendekatan yang disiapkan tidak semata-mata menghentikan kegiatan, tetapi juga mencari jalan keluar bagi masyarakat.

Di tingkat penambang, penghentian sementara ini tentu membawa konsekuensi ekonomi.

Sejumlah warga selama ini mengandalkan hasil dari mencari batu hitam untuk memenuhi kebutuhan rumah tangga. Salah satunya Adi, penambang asal Tolutu, yang sebelumnya menyebut pekerjaan tersebut sebagai salah satu sumber pemasukan keluarganya.

Baca Juga :  Hadiri Rakornas 2026, Bupati dan Wakil Bupati Bolsel Tegaskan Sinergi Pusat–Daerah

Kondisi itu membuat para penambang kini menunggu langkah lanjutan pemerintah.

Mereka membutuhkan kepastian, bukan hanya mengenai kapan aktivitas dapat kembali dilakukan, tetapi juga seperti apa pola yang nantinya diterapkan agar kegiatan tersebut dapat berlangsung secara aman dan tidak menimbulkan benturan.

Bagi Pemkab Bolsel, penghentian sementara menjadi ruang untuk meredakan situasi sekaligus menyusun langkah penataan.

Jika nantinya ditemukan pola yang sesuai dengan ketentuan, aktivitas tambang batu hitam di Tolutu masih berpeluang kembali dibuka.

Untuk saat ini, pemerintah memilih menghentikan kegiatan terlebih dahulu sembari mencari solusi yang dinilai paling aman bagi masyarakat dan pemerintah.

Berita Terkait

Bidik Pasar Jepang, Bolsel Matangkan Kerja Sama Sister City dengan Nakanoto
BNN Siap Tes Urine Pejabat dan DPRD Bolsel, Tinggal Tunggu Permintaan Bupati
Bangunan 11 KDMP di Bolsel Tuntas, Dandim Pastikan Fasilitas Tak Boleh Kurang
Wabup Deddy Minta Inspektorat Jadi Mitra Strategis, Awasi Keuangan Desa Sejak Dini
Jejak Pemodal PETI Lokosina Mulai Terendus, Nama Deizy-Egen hingga Petinggi Polda Disebut
Dugaan Mafia Solar SPBU Soguo Masuk Radar Kejaksaan, Kacabjari: Kami Tindak Tegas Siapapun yang Terlibat!
Oknum DPRD Bolsel dan Karyawan SPBU Soguo Diduga Jadi Mafia Solar, Harga Jual Tembus 3 Kali Lipat
Sambut HUT RI ke-81, Pemkab Bolsel Gelar Prosesi Pemindahan dan Persemayaman Sang Merah Putih
Berita ini 8 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 8 September 2026 - 20:10 WIB

Bidik Pasar Jepang, Bolsel Matangkan Kerja Sama Sister City dengan Nakanoto

Rabu, 2 September 2026 - 12:38 WIB

BNN Siap Tes Urine Pejabat dan DPRD Bolsel, Tinggal Tunggu Permintaan Bupati

Senin, 31 Agustus 2026 - 21:47 WIB

Potensi Gesekan Muncul, Pemkab Bolsel Setop Sementara Tambang Batu Hitam Tolutu

Rabu, 26 Agustus 2026 - 18:28 WIB

Wabup Deddy Minta Inspektorat Jadi Mitra Strategis, Awasi Keuangan Desa Sejak Dini

Senin, 24 Agustus 2026 - 17:43 WIB

Jejak Pemodal PETI Lokosina Mulai Terendus, Nama Deizy-Egen hingga Petinggi Polda Disebut

Berita Terbaru