Terastoday.id,BOLSEL – Aktivitas tambang manual batu hitam di Desa Tolutu, Kecamatan Tomini, untuk sementara harus berhenti.
Pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan (Bolsel) mengambil keputusan tersebut setelah melihat adanya situasi yang berpotensi berkembang menjadi gesekan antarmasyarakat.
Keputusan penghentian sementara itu dibahas dalam rapat Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Bolsel di Ruang Rapat Berkah, Senin (31/8/2026).
Bupati Bolsel Iskandar Kamaru mengatakan pemerintah memilih menghentikan aktivitas di lokasi untuk mencegah persoalan yang ada semakin melebar.
Menurut Iskandar, pemerintah tidak ingin aktivitas yang selama ini menjadi sumber penghasilan warga justru menjadi pemicu pertentangan di tengah masyarakat.
“Kami sayang masyarakat, tapi sudah ada oknum yang membenturkan masyarakat dengan masyarakat, bahkan dibenturkan dengan pemerintah. Sehingga dalam keputusan rapat bersama Forkopimda, kita tutup sementara dulu,” ujar Iskandar kepada awak media.
Meski demikian, keputusan tersebut belum menjadi tanda berakhirnya aktivitas tambang batu hitam di Tolutu.
Pemkab Bolsel masih membuka kemungkinan aktivitas tersebut kembali berjalan. Namun, pemerintah ingin terlebih dahulu memastikan bagaimana kegiatan itu dapat ditata sehingga masyarakat dapat bekerja tanpa menimbulkan persoalan baru.
Kajian mengenai aturan menjadi salah satu langkah yang akan dilakukan pemerintah bersama Forkopimda.
Iskandar menegaskan, pemerintah memahami posisi warga yang menggantungkan penghasilan dari aktivitas pertambangan manual tersebut. Karena itu, pendekatan yang disiapkan tidak semata-mata menghentikan kegiatan, tetapi juga mencari jalan keluar bagi masyarakat.
Di tingkat penambang, penghentian sementara ini tentu membawa konsekuensi ekonomi.
Sejumlah warga selama ini mengandalkan hasil dari mencari batu hitam untuk memenuhi kebutuhan rumah tangga. Salah satunya Adi, penambang asal Tolutu, yang sebelumnya menyebut pekerjaan tersebut sebagai salah satu sumber pemasukan keluarganya.
Kondisi itu membuat para penambang kini menunggu langkah lanjutan pemerintah.
Mereka membutuhkan kepastian, bukan hanya mengenai kapan aktivitas dapat kembali dilakukan, tetapi juga seperti apa pola yang nantinya diterapkan agar kegiatan tersebut dapat berlangsung secara aman dan tidak menimbulkan benturan.
Bagi Pemkab Bolsel, penghentian sementara menjadi ruang untuk meredakan situasi sekaligus menyusun langkah penataan.
Jika nantinya ditemukan pola yang sesuai dengan ketentuan, aktivitas tambang batu hitam di Tolutu masih berpeluang kembali dibuka.
Untuk saat ini, pemerintah memilih menghentikan kegiatan terlebih dahulu sembari mencari solusi yang dinilai paling aman bagi masyarakat dan pemerintah.







