Terastoday.id,BOLMONG– Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bolaang Mongondow (Bolmong) menggelar Apel Kerja Bersama Korps Pegawai Republik Indonesia (Korpri) yang dirangkaikan dengan peringatan Hari Koperasi Nasional (Harkopnas) ke-79 dan Hari Anak Nasional (HAN) ke-42 Tahun 2026. Kegiatan berlangsung di halaman Kantor Bupati Bolmong, Lolak, Jumat (17/7/2026).
Sekretaris Daerah (Sekda) Bolmong, Abdullah Mokoginta, SH, M.Si, bertindak sebagai inspektur upacara mewakili Bupati Bolmong, Yusra Alhabsyi, SE, M.Si. Dalam kesempatan tersebut, Sekda membacakan amanat tertulis Bupati di hadapan seluruh aparatur sipil negara (ASN).
Apel kerja bersama tersebut diselenggarakan oleh Dinas Koperasi dan UKM, Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), serta Dinas Perkebunan Kabupaten Bolaang Mongondow.
Dalam amanatnya, Bupati Yusra Alhabsyi meminta seluruh ASN terus memperkuat disiplin, profesionalisme, dan integritas dalam menjalankan tugas pemerintahan. Selain itu, Bupati juga menyampaikan empat arahan strategis yang harus menjadi perhatian seluruh perangkat daerah.
Arahan pertama menekankan pentingnya disiplin kerja serta implementasi nilai dasar ASN BerAKHLAK dalam pelaksanaan tugas sehari-hari. Disiplin, menurut Bupati, harus tercermin dalam etos kerja dan pelayanan yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Arahan kedua berkaitan dengan evaluasi pelaksanaan program dan penyerapan anggaran. Seluruh perangkat daerah diminta melakukan evaluasi secara berkala setiap triwulan agar target pembangunan berjalan sesuai jadwal, tertib administrasi, dan akuntabel.
Selanjutnya, Bupati meminta ASN meningkatkan kualitas pelayanan publik dengan bersikap proaktif, responsif, dan humanis terhadap setiap aduan maupun aspirasi masyarakat, baik yang disampaikan secara langsung maupun melalui kanal resmi pemerintah daerah.
Memasuki Triwulan III Tahun Anggaran 2026, seluruh kepala perangkat daerah juga diminta segera menyampaikan usulan RKA Pergeseran dan Perubahan kepada Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD). Langkah tersebut diperlukan agar proses verifikasi dan penginputan ke dalam Sistem Informasi Pemerintahan Daerah (SIPD) dapat segera diselesaikan.
Menegaskan amanat Bupati, Sekda Abdullah Mokoginta mengatakan empat arahan tersebut harus menjadi pedoman seluruh ASN dalam melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya.
“Bapak Bupati menegaskan bahwa disiplin, profesionalisme, dan integritas harus menjadi budaya kerja seluruh ASN. Arahan ini bukan sekadar pengingat, tetapi menjadi pedoman yang harus diwujudkan melalui peningkatan kualitas pelayanan publik, percepatan pelaksanaan program, serta pengelolaan anggaran yang akuntabel,” ujar Abdullah.
Pada peringatan Hari Koperasi Nasional ke-79, Bupati juga menegaskan bahwa koperasi tetap menjadi sokoguru perekonomian nasional yang berlandaskan semangat gotong royong dan asas kekeluargaan. Pemkab Bolmong, lanjutnya, mendukung pengembangan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) sebagai bagian dari program strategis pemerintah pusat dalam memperkuat ekonomi kerakyatan hingga ke tingkat desa.
Sementara itu, peringatan Hari Anak Nasional ke-42 mengusung tema “Sayang Anak, Lindungi dan Bangun Masa Depan.” Melalui momentum tersebut, pemerintah daerah mengajak seluruh orang tua, tenaga pendidik, serta masyarakat untuk memperkuat perlindungan terhadap anak dan memastikan terpenuhinya hak-hak mereka.
Menurut Bupati, setiap anak berhak tumbuh dalam lingkungan yang aman, nyaman, dan bebas dari segala bentuk kekerasan. Upaya tersebut menjadi bagian penting dalam mempersiapkan generasi yang sehat, cerdas, berkarakter, serta mampu menyongsong Indonesia Emas 2045.
Di akhir kegiatan, Abdullah Mokoginta mengajak seluruh perangkat daerah segera menindaklanjuti arahan Bupati sesuai tugas dan fungsi masing-masing.
“Momentum Apel Korpri yang dirangkaikan dengan Hari Koperasi Nasional dan Hari Anak Nasional ini mengingatkan bahwa pembangunan daerah harus berjalan beriringan. Kita harus memperkuat tata kelola pemerintahan, mendorong koperasi sebagai penggerak ekonomi masyarakat, sekaligus memastikan hak-hak anak terlindungi sebagai investasi bagi masa depan Bolaang Mongondow,” pungkasnya.







