Terastoday.id,BOLSEL– Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bolaang Mongondow Selatan (Bolsel) resmi memulai Orientasi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Tahun 2026. Kegiatan yang dipusatkan di Lapangan Futsal Kawasan Perkantoran Panango, Kecamatan Bolaang Uki, itu dibuka langsung oleh Bupati Bolsel, Dr (C) H. Iskandar Kamaru, S.Pt., M.Si., didampingi Wakil Bupati Deddy Abdul Hamid.
Orientasi tersebut menjadi langkah awal bagi para PPPK yang baru diangkat untuk memahami peran sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN), mulai dari tugas, fungsi, hak dan kewajiban hingga penguatan nilai-nilai dasar ASN yang berorientasi pada pelayanan publik, integritas, profesionalisme, dan loyalitas kepada negara.
Dalam kesempatan yang sama, Bupati Iskandar Kamaru juga menyerahkan secara simbolis Surat Keputusan (SK) pensiun kepada sejumlah ASN yang memasuki masa purna tugas. Penyerahan itu menjadi bentuk penghargaan pemerintah daerah atas dedikasi dan pengabdian mereka selama bertugas di lingkungan Pemkab Bolsel.
Dalam arahannya, Iskandar mengajak seluruh ASN dan PPPK untuk terus menumbuhkan rasa bangga menjadi bagian dari Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan. Semangat tersebut, kata dia, harus diwujudkan melalui tagline daerah, “Jangan Pernah Lelah Berbuat untuk Bolsel.”
“Kepercayaan yang telah diberikan negara harus dibalas dengan kinerja terbaik, disiplin, serta komitmen dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat,” tegas Bupati.
Bupati juga mengungkapkan bahwa belanja pegawai saat ini telah menyerap lebih dari 40 persen Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD). Sementara itu, kemampuan Pendapatan Asli Daerah (PAD) masih tergolong terbatas.
Meski menghadapi tantangan fiskal tersebut, Pemkab Bolsel tetap berkomitmen mempertahankan seluruh tenaga kerja yang ada tanpa melakukan perumahan pegawai.
Menurut Iskandar, kebijakan itu merupakan bentuk kepedulian pemerintah terhadap keberlangsungan hidup ASN, PPPK, serta keluarga mereka.
Karena itu, ia meminta seluruh PPPK mensyukuri amanah yang telah diterima dengan menunjukkan dedikasi, etos kerja, dan tanggung jawab dalam setiap pelaksanaan tugas.
Selain itu, Bupati mengingatkan seluruh ASN agar menjauhi berbagai perilaku yang dapat merusak masa depan, seperti praktik judi online maupun gaya hidup konsumtif yang berlebihan.
Ia menilai kedua hal tersebut tidak hanya berdampak pada kondisi keuangan pribadi, tetapi juga dapat mengganggu keharmonisan keluarga dan menurunkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
Pada kesempatan itu, Iskandar kembali menegaskan tiga prinsip utama yang wajib dimiliki setiap aparatur, yakni profesionalitas, loyalitas, dan disiplin.
Ketiga nilai tersebut, lanjutnya, harus diwujudkan melalui kerja sama yang solid antara pimpinan dan bawahan, pengelolaan pemerintahan yang akuntabel, serta pelayanan publik yang cepat, ramah, dan tanpa keluhan.
Selain membuka kegiatan, Bupati juga memberikan materi orientasi kepada peserta mengenai pembentukan karakter ASN yang berintegritas, profesional, adaptif, serta berorientasi pada kepentingan masyarakat.
Orientasi PPPK Tahun 2026 diharapkan mampu meningkatkan kapasitas, memperkuat disiplin, sekaligus membangun komitmen para aparatur dalam mendukung visi pembangunan Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan yang semakin maju, mandiri, dan sejahtera.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Sekretaris Daerah, para Asisten Sekretaris Daerah, pimpinan perangkat daerah, serta seluruh peserta Orientasi PPPK Tahun 2026 di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan.







