HKAN 2026, TNBNW Gandeng Pemerintah Desa dan Masyarakat Pulihkan Ekosistem Dumoga Barat

Pemulihan ekosistem dilakukan melalui penanaman pohon dan aksi bersih sampah dalam rangka HKAN 2026 serta menyongsong HUT ke-81 RI.

- Jurnalis

Senin, 10 Agustus 2026 - 18:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Terastoday.id,BOLMONG — Upaya menjaga kelestarian kawasan hutan terus dilakukan Balai Taman Nasional Bogani Nani Wartabone (TNBNW). Memperingati Hari Konservasi Alam Nasional (HKAN) 2026 sekaligus menyongsong HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, TNBNW menggelar aksi pemulihan ekosistem melalui penanaman pohon dan bersih-bersih sampah.

Kegiatan berlangsung di wilayah kerja Resor Dumoga Barat, tepatnya di Wisma Wallacea, Kecamatan Dumoga Barat, Kabupaten Bolaang Mongondow (Bolmong), Senin (10/8/2026).

Agenda tersebut menjadi momentum untuk memperkuat kesadaran masyarakat bahwa konservasi tidak hanya menjadi tugas pengelola kawasan, tetapi membutuhkan keterlibatan berbagai pihak.

Kepala Balai TNBNW, Decky Hendra Prasetya.S.Hut.,MPA dalam kesempatannya mengatakan, peringatan HKAN harus menjadi pengingat pentingnya menjaga alam secara bersama-sama.

“Selamat Hari Konservasi Alam Nasional 2026. Kerja bersama, merawat alam Indonesia. Konservasi merupakan tanggung jawab kita bersama untuk menjaga hutan, melindungi keanekaragaman hayati, serta memastikan alam tetap menjadi sumber kehidupan bagi generasi sekarang dan mendatang,” ujar Decky.

Baca Juga :  Data PKH Doloduo Satu Bergeser: 4 KPM Naik Desil, 1 Terindikasi Judol

Menurutnya, menjaga kelestarian alam membutuhkan kepedulian yang diwujudkan melalui tindakan nyata. Karena itu, kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, kelompok konservasi, serta berbagai unsur lainnya menjadi bagian penting dalam upaya pemulihan ekosistem.

“Melalui kepedulian, kolaborasi, dan aksi nyata, kita ingin membangun kesadaran bahwa menjaga alam bukan hanya pekerjaan satu pihak. Dengan kerja bersama, kita dapat mewujudkan Indonesia yang lestari, harmonis dengan alam, dan tetap kaya akan keanekaragaman hayati,” katanya.

Rangkaian kegiatan diawali dengan sosialisasi mengenai pemulihan ekosistem di wilayah TNBNW. Sosialisasi tersebut menjadi ruang untuk memberikan pemahaman kepada peserta mengenai pentingnya menjaga kawasan konservasi serta memulihkan lingkungan yang mengalami tekanan.

Sangadi Doloduo Tiga ikuti agenda pemulihan ekosistem di wilayah Taman Nasional Bogani Nani Wartabone Dumoga Barat.

Setelah sosialisasi, kegiatan dilanjutkan dengan penanaman pohon secara bersama-sama. Para peserta juga terlibat dalam aksi bersih sampah di sekitar lokasi kegiatan sebagai bagian dari upaya menjaga kebersihan dan kualitas lingkungan.

Baca Juga :  Saluran D.I Toraut Jebol Berbulan-bulan, Petani Bolmong Soroti Peran KDP

Keterlibatan berbagai unsur dalam kegiatan tersebut menunjukkan bahwa pemulihan ekosistem membutuhkan gerakan bersama. Pemerintah kecamatan dan desa, aparat keamanan, kelompok konservasi, hingga masyarakat memiliki peran dalam menjaga keberlanjutan kawasan TNBNW.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Camat Dumoga Barat, para sangadi dan jajaran perangkat desa se-Kecamatan Dumoga Barat, Staf Khusus Bupati Bolmong, perwakilan Polsek Dumoga Barat, perwakilan Koramil Dumoga, pengurus KPA Tarsius, serta sejumlah tokoh masyarakat.

Melalui kegiatan tersebut, TNBNW tidak hanya mendorong penanaman pohon sebagai aksi simbolis, tetapi juga mengajak seluruh elemen masyarakat memperkuat kepedulian terhadap lingkungan.

Semangat HKAN 2026 pun diharapkan tidak berhenti pada satu agenda. Sebab, keberhasilan konservasi sangat bergantung pada konsistensi semua pihak dalam menjaga hutan, keanekaragaman hayati, dan lingkungan agar tetap memberikan manfaat bagi generasi mendatang.

Berita Terkait

Data PKH Doloduo Satu Bergeser: 4 KPM Naik Desil, 1 Terindikasi Judol
Saluran D.I Toraut Jebol Berbulan-bulan, Petani Bolmong Soroti Peran KDP
Bupati Yusra Tekankan Disiplin OPD Usai Pemeriksaan LKPD 2025
FGD Bersama Stafsus Menko, Bupati Yusra Targetkan Program Tepat Sasaran
Bersama Gubernur Sulut, Bupati Bolsel Serahkan 287 Hunian Tetap untuk Korban Gunung Ruang
Disambut Wakil Bupati, 281 Korban Gunung Ruang Tempati Hunian Tetap di Bolsel
Berita ini 37 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 13 Agustus 2026 - 23:56 WIB

Data PKH Doloduo Satu Bergeser: 4 KPM Naik Desil, 1 Terindikasi Judol

Senin, 10 Agustus 2026 - 18:18 WIB

HKAN 2026, TNBNW Gandeng Pemerintah Desa dan Masyarakat Pulihkan Ekosistem Dumoga Barat

Senin, 27 Juli 2026 - 23:50 WIB

Saluran D.I Toraut Jebol Berbulan-bulan, Petani Bolmong Soroti Peran KDP

Selasa, 5 Mei 2026 - 21:42 WIB

Bupati Yusra Tekankan Disiplin OPD Usai Pemeriksaan LKPD 2025

Jumat, 17 April 2026 - 19:01 WIB

FGD Bersama Stafsus Menko, Bupati Yusra Targetkan Program Tepat Sasaran

Berita Terbaru