Terastoday.id,BOLSEL– Pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan (Bolsel) memulai fase baru pemulihan pascabencana Gunung Ruang. Sebanyak 281 penyintas erupsi kini memasuki relokasi permanen dan bersiap membangun kehidupan baru di Desa Modisi, Kecamatan Pinolosian Timur.
Relokasi ini menjadi bagian dari penataan ulang permukiman warga asal Pulau Ruang, Kecamatan Tagulandang, Kabupaten Kepulauan Sitaro. Rombongan berangkat dari Pelabuhan Bitung pada Senin malam dan tiba di Pelabuhan Torosik, Rabu (11/2/2026), dalam kondisi aman.
Wakil Bupati Bolsel, Deddy Abdul Hamid, menyambut langsung kedatangan warga relokasi di Pelabuhan Torosik. Ia hadir bersama jajaran perangkat daerah serta perwakilan TNI dan Polri. Kehadiran unsur pemerintah dan aparat keamanan mempertegas komitmen daerah dalam mengawal proses integrasi para penyintas.
Langkah ini bukan sekadar perpindahan tempat tinggal. Pemerintah mendorong transisi dari masa tanggap darurat menuju pemulihan sosial dan ekonomi. Wakil Bupati Bolsel Deddy Abdul Hamid memimpin langsung penyambutan bersama jajaran pemerintah daerah serta unsur TNI-Polri.
Pemerintah menyiapkan hunian tetap di Desa Modisi lengkap dengan sertifikat kepemilikan. Dokumen tersebut memberi kepastian hukum agar warga dapat menetap tanpa keraguan status lahan.
Wakil Bupati Deddy menegaskan bahwa relokasi membutuhkan dukungan bersama. Ia menilai para penyintas tidak hanya memerlukan rumah, tetapi juga akses kerja dan ruang adaptasi sosial.
“Relokasi ini menjadi awal kehidupan baru. Pemerintah daerah siap memfasilitasi proses adaptasi agar saudara-saudara kita tumbuh bersama masyarakat Bolsel,” ujarnya.
Ia juga mendorong sinergi antara pemerintah pusat, provinsi, dan kabupaten agar integrasi berjalan efektif. Pemerintah akan mengawal akses pekerjaan, pendidikan, dan layanan dasar bagi para penyintas.
Salah satu warga relokasi, Ansena Tamasini, menyampaikan harapan agar lingkungan baru memberi rasa aman setelah erupsi memaksa mereka meninggalkan kampung halaman.
Kloter pertama ini menunjukkan komitmen pemerintah dalam menghadirkan solusi permanen bagi korban erupsi Gunung Ruang. Kini pemerintah mengarahkan pemulihan pada penguatan ekonomi keluarga dan harmonisasi sosial di lingkungan baru mereka.







