Terastoday.id,BOLSEL- Manajemen Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Bolaang Mongondow Selatan (Bolsel) menyatakan komitmennya untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan menyusul viralnya unggahan di media sosial yang menyoroti pelayanan terhadap seorang pasien lanjut usia berstatus veteran.
Direktur RSUD Bolsel, dr. Sadly Mokodongan, mengatakan pihaknya telah melakukan penelusuran terhadap kejadian tersebut. Selain memberikan penjelasan mengenai kronologi pelayanan, rumah sakit juga menjadikan peristiwa itu sebagai bahan evaluasi agar pelayanan kepada masyarakat semakin baik.
Menurut dr. Sadly, pasien diketahui merupakan pasien Poli Jantung yang sebelumnya telah memperoleh rujukan internal ke Poli Bedah karena mengalami keluhan sulit buang air kecil (BAK).
Ia menjelaskan, pasien datang ke RSUD Bolsel pada Rabu, 22 Juli 2026. Sementara berdasarkan jadwal yang telah ditetapkan, pasien seharusnya menjalani kontrol di Poli Bedah pada 15 Juli 2026.
Meski datang di luar jadwal, kata dia, tenaga medis tetap memberikan pelayanan. Dokter spesialis bedah bersama perawat melakukan pemeriksaan terhadap pasien hingga selesai, kemudian memberikan resep obat sesuai kondisi medis yang selanjutnya ditebus di apotek rumah sakit.
“Pelayanan tetap kami berikan sesuai prosedur meskipun pasien datang di luar jadwal kontrol,” ujar dr. Sadly.
Di tengah perhatian publik terhadap peristiwa tersebut, ia juga mengimbau agar pasien lanjut usia datang bersama anggota keluarga atau pendamping. Kehadiran pendamping dinilai penting untuk membantu proses pelayanan sekaligus mengurangi risiko yang dapat terjadi selama pasien berada di lingkungan rumah sakit.
Lebih lanjut, dr. Sadly menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat atas kejadian yang menimbulkan perhatian publik tersebut. Menurutnya, setiap masukan dari masyarakat akan menjadi bagian dari upaya perbaikan pelayanan di RSUD Bolsel.
“Atas nama pribadi, saya menyampaikan permohonan maaf atas kejadian ini. Kami akan terus melakukan evaluasi dan pembenahan agar pelayanan kesehatan kepada masyarakat Bolaang Mongondow Selatan semakin optimal,” katanya.
Sebelumnya, unggahan yang beredar di Facebook menyebut seorang pasien lansia berstatus veteran sempat pingsan saat berada di RSUD Bolsel. Dalam unggahan itu juga disebutkan pasien tidak menghadiri jadwal kontrol sebelumnya karena menghadiri acara kedukaan anggota keluarganya.







