Disambut Wakil Bupati, 281 Korban Gunung Ruang Tempati Hunian Tetap di Bolsel

281 Warga Terdampak Gunung Ruang Direlokasi Permanen ke Bolsel

- Jurnalis

Rabu, 11 Februari 2026 - 15:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Terastoday.id,BOLSEL– Pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan (Bolsel) memulai fase baru pemulihan pascabencana Gunung Ruang. Sebanyak 281 penyintas erupsi kini memasuki relokasi permanen dan bersiap membangun kehidupan baru di Desa Modisi, Kecamatan Pinolosian Timur.

Relokasi ini menjadi bagian dari penataan ulang permukiman warga asal Pulau Ruang, Kecamatan Tagulandang, Kabupaten Kepulauan Sitaro. Rombongan berangkat dari Pelabuhan Bitung pada Senin malam dan tiba di Pelabuhan Torosik, Rabu (11/2/2026), dalam kondisi aman.

Wakil Bupati Bolsel, Deddy Abdul Hamid, menyambut langsung kedatangan warga relokasi di Pelabuhan Torosik. Ia hadir bersama jajaran perangkat daerah serta perwakilan TNI dan Polri. Kehadiran unsur pemerintah dan aparat keamanan mempertegas komitmen daerah dalam mengawal proses integrasi para penyintas.

Baca Juga :  Saluran D.I Toraut Jebol Berbulan-bulan, Petani Bolmong Soroti Peran KDP

Langkah ini bukan sekadar perpindahan tempat tinggal. Pemerintah mendorong transisi dari masa tanggap darurat menuju pemulihan sosial dan ekonomi. Wakil Bupati Bolsel Deddy Abdul Hamid memimpin langsung penyambutan bersama jajaran pemerintah daerah serta unsur TNI-Polri.

Pemerintah menyiapkan hunian tetap di Desa Modisi lengkap dengan sertifikat kepemilikan. Dokumen tersebut memberi kepastian hukum agar warga dapat menetap tanpa keraguan status lahan.

Wakil Bupati Deddy menegaskan bahwa relokasi membutuhkan dukungan bersama. Ia menilai para penyintas tidak hanya memerlukan rumah, tetapi juga akses kerja dan ruang adaptasi sosial.

Baca Juga :  Bersama Gubernur Sulut, Bupati Bolsel Serahkan 287 Hunian Tetap untuk Korban Gunung Ruang

“Relokasi ini menjadi awal kehidupan baru. Pemerintah daerah siap memfasilitasi proses adaptasi agar saudara-saudara kita tumbuh bersama masyarakat Bolsel,” ujarnya.

Ia juga mendorong sinergi antara pemerintah pusat, provinsi, dan kabupaten agar integrasi berjalan efektif. Pemerintah akan mengawal akses pekerjaan, pendidikan, dan layanan dasar bagi para penyintas.

Salah satu warga relokasi, Ansena Tamasini, menyampaikan harapan agar lingkungan baru memberi rasa aman setelah erupsi memaksa mereka meninggalkan kampung halaman.

Kloter pertama ini menunjukkan komitmen pemerintah dalam menghadirkan solusi permanen bagi korban erupsi Gunung Ruang. Kini pemerintah mengarahkan pemulihan pada penguatan ekonomi keluarga dan harmonisasi sosial di lingkungan baru mereka.

Berita Terkait

Data PKH Doloduo Satu Bergeser: 4 KPM Naik Desil, 1 Terindikasi Judol
HKAN 2026, TNBNW Gandeng Pemerintah Desa dan Masyarakat Pulihkan Ekosistem Dumoga Barat
Saluran D.I Toraut Jebol Berbulan-bulan, Petani Bolmong Soroti Peran KDP
Bupati Yusra Tekankan Disiplin OPD Usai Pemeriksaan LKPD 2025
FGD Bersama Stafsus Menko, Bupati Yusra Targetkan Program Tepat Sasaran
Bersama Gubernur Sulut, Bupati Bolsel Serahkan 287 Hunian Tetap untuk Korban Gunung Ruang
Berita ini 41 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 13 Agustus 2026 - 23:56 WIB

Data PKH Doloduo Satu Bergeser: 4 KPM Naik Desil, 1 Terindikasi Judol

Senin, 10 Agustus 2026 - 18:18 WIB

HKAN 2026, TNBNW Gandeng Pemerintah Desa dan Masyarakat Pulihkan Ekosistem Dumoga Barat

Senin, 27 Juli 2026 - 23:50 WIB

Saluran D.I Toraut Jebol Berbulan-bulan, Petani Bolmong Soroti Peran KDP

Selasa, 5 Mei 2026 - 21:42 WIB

Bupati Yusra Tekankan Disiplin OPD Usai Pemeriksaan LKPD 2025

Jumat, 17 April 2026 - 19:01 WIB

FGD Bersama Stafsus Menko, Bupati Yusra Targetkan Program Tepat Sasaran

Berita Terbaru