Terastoday.id,BOLSEL — Aktivitas distribusi batu hitam di Desa Tolutu, Kecamatan Tomini, Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan (Bolsel), kembali disorot setelah muncul dugaan keterlibatan oknum anggota kepolisian dalam pengangkutan material yang disebut berkaitan dengan pengusaha berinisial DM alias Dayat.
Dugaan tersebut disampaikan seorang sumber yang meminta identitasnya dirahasiakan, Selasa (13/10/2026). Sumber itu menyebut adanya dugaan kerja sama antara Dayat dan oknum polisi di Polres Bolsel.
“Iya, diduga Dayat bekerja sama dengan oknum polisi di Polres Bolsel,” ujar sumber tersebut.
Ia juga menduga terdapat pengamanan saat batu hitam diangkut maupun diturunkan.
“Iya, ada pengamanan saat mengantar atau menurunkan batu hitam,” katanya.
Saat dikonfirmasi mengenai dugaan distribusi batu hitam tersebut, Dayat mengaku tidak mengetahui persoalan yang dimaksud. Ia menyebut sedang berada di Suwawa.
“Kalau itu saya kurang paham, Pak, soalnya saya lagi di Suwawa ini,” tulis Dayat melalui pesan singkat.
Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Bolsel, IPTU Iqbal Putra Saimuri, telah dikonfirmasi mengenai dugaan keterlibatan oknum anggota kepolisian dalam aktivitas tersebut. Namun, hingga berita ini disusun, belum ada tanggapan resmi yang diterima.
Sebelumnya, Pemerintah Kabupaten Bolsel bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) melakukan penertiban terhadap aktivitas batu hitam di Desa Tolutu pada akhir September 2026.
Hingga berita ini diterbitkan, informasi mengenai dugaan keterlibatan oknum polisi tersebut belum terverifikasi secara independen. Belum ada keterangan resmi yang memastikan legalitas distribusi batu hitam maupun keterlibatan anggota kepolisian dalam pengangkutan material tersebut.







