Akses Terbuka, Jembatan Gantung 70 Meter untuk Warga Desa Toraut Segera Dibangun

Yasti Soepredjo Mokoagow Perjuangkan Aspirasi, Toraut Segera Miliki Jembatan Gantung

- Jurnalis

Selasa, 17 Maret 2026 - 16:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Terastoday.com,BOLMONG- Harapan warga Desa Toraut, Kecamatan Dumoga Barat, untuk memiliki akses layak menuju wilayah perkebunan akhirnya mulai terjawab. Pembangunan jembatan gantung sepanjang 70 meter di Perkebunan Binuanga’ segera direalisasikan, setelah dilakukan peninjauan oleh Balai PUPR Sulawesi Utara.

Selama ini, keterbatasan infrastruktur menjadi kendala utama bagi aktivitas ekonomi warga. Jalur menuju perkebunan masih sulit dilalui, sehingga distribusi hasil pertanian berjalan tidak maksimal.

Peninjauan lokasi pembangunan telah dilakukan untuk memastikan titik koordinat yang tepat. Proyek tersebut diproyeksikan menjadi akses vital bagi mobilitas masyarakat, khususnya petani.

Baca Juga :  Disaksikan Camat Dumoga Barat, Sangadi Doloduo Tiga Lantik Satu Perangkat Desa Baru

Di balik rencana pembangunan itu, terdapat peran jalur aspirasi yang diperjuangkan di tingkat pusat.

Sangadi Desa Toraut, Masaudin Mokoagow, menyebut bahwa program tersebut merupakan hasil dorongan representasi masyarakat Bolaang Mongondow Raya (BMR) di parlemen.

“Pembangunan ini merupakan hasil kerja Ibu Yasti Soepredjo Mokoagow di Senayan,” ujarnya.

Ia menambahkan, Yasti Soepredjo Mokoagow yang bertugas di Komisi V DPR RI memiliki kewenangan dalam sektor infrastruktur, termasuk pembangunan jalan dan jembatan.

Peran itu dinilai krusial dalam menjembatani kebutuhan daerah dengan kebijakan pusat, terutama bagi wilayah yang masih menghadapi keterbatasan akses.

Baca Juga :  Meriah dan Penuh Makna, Halal Bihalal dan HUT ke-15 Doloduo Tiga Dihadiri Wabup Bolmong

“Ini bukti bahwa aspirasi daerah bisa diperjuangkan hingga direalisasikan,” kata Masaudin.

Pemerintah desa menilai kehadiran jembatan gantung tersebut bukan sekadar proyek fisik, tetapi solusi atas persoalan lama yang dihadapi warga.

Dengan terbukanya akses, aktivitas ekonomi diperkirakan akan meningkat. Petani akan lebih mudah mengangkut hasil kebun, sekaligus mempercepat distribusi ke pasar.

Masaudin berharap, pembangunan tersebut segera dimulai setelah seluruh tahapan teknis rampung.

“Warga pun menaruh harapan besar agar proyek ini tidak berhenti di perencanaan, melainkan benar-benar terealisasi hingga tuntas,” pungkasnya.

Penulis : Chandra Mokoagow

Berita Terkait

Meriah dan Penuh Makna, Halal Bihalal dan HUT ke-15 Doloduo Tiga Dihadiri Wabup Bolmong
Pemdes Doloduo Satu Salurkan BLT Dana Desa Tahap I, 20 KK Terima Rp900 Ribu
Sangadi Irwan Mamonto Salurkan BLT Dana Desa kepada Empat KPM di Doloduo Tiga
Ruang Fiskal Sempit, Doloduo Tiga Butuh Bantuan Pemkab untuk Infrastruktur Pertanian
Pemdes Doloduo Satu Terima Program Jalan Paving 100 Meter dari Pokir Amri Modeong
Disaksikan Camat Dumoga Barat, Sangadi Doloduo Tiga Lantik Satu Perangkat Desa Baru
Berita ini 61 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 12 April 2026 - 21:18 WIB

Meriah dan Penuh Makna, Halal Bihalal dan HUT ke-15 Doloduo Tiga Dihadiri Wabup Bolmong

Selasa, 17 Maret 2026 - 16:34 WIB

Akses Terbuka, Jembatan Gantung 70 Meter untuk Warga Desa Toraut Segera Dibangun

Jumat, 13 Maret 2026 - 16:29 WIB

Pemdes Doloduo Satu Salurkan BLT Dana Desa Tahap I, 20 KK Terima Rp900 Ribu

Sabtu, 7 Maret 2026 - 16:46 WIB

Sangadi Irwan Mamonto Salurkan BLT Dana Desa kepada Empat KPM di Doloduo Tiga

Senin, 2 Maret 2026 - 17:32 WIB

Ruang Fiskal Sempit, Doloduo Tiga Butuh Bantuan Pemkab untuk Infrastruktur Pertanian

Berita Terbaru