Kisah Inspiratif Govaldi Fauzan Bonde, Pengusaha Muda yang Menjadikan Kepedulian Sebagai Jalan Pengabdian

Menginspirasi Lewat Aksi Nyata, Govaldi Fauzan Bonde Menjadikan Berbagi Sebagai Prinsip Hidup

- Jurnalis

Senin, 8 Juni 2026 - 11:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Terastoday.id- Kesuksesan tidak selalu diukur dari seberapa besar usaha yang dibangun atau seberapa banyak keuntungan yang diperoleh. Bagi sebagian orang, keberhasilan justru terlihat dari sejauh mana mereka mampu memberi manfaat bagi sesama.

Nilai itu tampaknya melekat pada sosok Govaldi Fauzan Bonde (GFB), pengusaha muda asal Desa Doloduo, Kecamatan Dumoga Barat, Kabupaten Bolaang Mongondow.

Menurutnya, rezeki yang diperoleh bukan semata untuk dinikmati sendiri, melainkan juga memiliki hak orang lain yang perlu diperhatikan.

Karena itulah, di berbagai kesempatan, Govaldi kerap hadir membantu masyarakat yang membutuhkan.

Bagi GFB, keberhasilan bukan hanya tentang pertumbuhan bisnis atau capaian materi, tetapi juga tentang bagaimana rezeki yang diperoleh dapat memberi manfaat bagi orang lain.

Prinsip itu tidak lahir begitu saja. Govaldi tumbuh di lingkungan masyarakat yang menjunjung tinggi nilai kebersamaan dan gotong royong. Nilai-nilai tersebut kemudian menjadi bekal yang terus ia pegang hingga sekarang.

Karena itulah, ketika ada warga yang membutuhkan bantuan, ia berusaha hadir. Ketika ada rumah ibadah yang memerlukan dukungan, ia berusaha membantu.

Ketika ada imam, pegawai syar’i, atau keluarga kurang mampu yang membutuhkan uluran tangan, ia mencoba berbagi sesuai kemampuan.

Dibenaknya, kepedulian bukanlah program sesaat, melainkan adalah kebiasaan yang harus dirawat.

Baca Juga :  Tak Terbendung, Bolsel FC Gasak Puma FC 3-0 Menuju Semifinal

Sikap itu terlihat jelas saat bencana banjir melanda Desa Solimandungan beberapa waktu lalu.

Di saat banyak warga berjuang menghadapi dampak musibah, Govaldi tidak hanya mengirim bantuan dari kejauhan.

Ia turun langsung ke lokasi terdampak.

 

Bersama para relawan, ia ikut membersihkan area yang dipenuhi lumpur dan material sisa banjir. Ia menyaksikan sendiri kesedihan warga yang kehilangan harta benda, sekaligus melihat semangat mereka untuk bangkit kembali.

Dalam suasana penuh keprihatinan itu, Govaldi juga menyalurkan bantuan berupa kebutuhan pokok untuk membantu memenuhi kebutuhan para korban.

Baginya, membantu bukan sekadar memberikan sesuatu, tetapi juga menghadirkan harapan.

“Saat melihat saudara-saudara kita terdampak banjir, saya merasa terpanggil untuk ikut membantu. Kehadiran kita mungkin tidak bisa menghapus seluruh kesedihan mereka, tetapi setidaknya dapat meringankan beban dan menunjukkan bahwa mereka tidak sendiri menghadapi musibah ini,” ujar Govaldi.

Komitmen sosial itu kembali terlihat dalam kegiatan Safari Dakwah yang dipimpin Ketua BKMT Sulawesi Utara, Yasti Soepredjo Mokoagow, yang turut menghadirkan Angelina Sondakh.

Di tengah ribuan jamaah yang hadir, Govaldi kembali menunjukkan kepeduliannya dengan menyisihkan sebagian rezeki untuk membantu pengadaan jilbab bagi para jamaah BKMT se-Dumoga Bersatu.

Bagi sebagian orang, bantuan tersebut mungkin terlihat sederhana. Namun bagi para penerima, perhatian dan kepedulian itulah yang memiliki makna mendalam.

Baca Juga :  Tak Terbendung, Bolsel FC Gasak Puma FC 3-0 Menuju Semifinal

Salah satu jamaah BKMT yang hadir mengaku terharu dengan bantuan yang diberikan.

“Yang membuat kami bersyukur bukan hanya bantuannya, tetapi karena masih ada orang-orang yang peduli dan mau mendukung kegiatan keagamaan di tengah masyarakat,” tuturnya.

Di tengah era ketika banyak orang berlomba menunjukkan keberhasilan melalui kemewahan, Govaldi memilih menunjukkan kesuksesan melalui kebermanfaatan.

Ia menyadari bahwa harta dan jabatan hanyalah titipan yang suatu saat akan ditinggalkan. Yang akan tetap dikenang adalah jejak kebaikan yang ditanam selama hidup.

“Saya percaya setiap rezeki yang kita terima ada hak orang lain di dalamnya. Selama masih diberikan kemampuan, saya ingin terus berbagi. Sebab kebahagiaan yang sesungguhnya adalah ketika apa yang kita miliki bisa memberikan manfaat bagi orang lain,” katanya.

Kisah Govaldi Fauzan Bonde mungkin bukan tentang perjalanan seorang pengusaha yang membangun bisnis besar. Lebih dari itu, ini adalah kisah tentang seseorang yang berusaha menjaga hati agar tetap dekat dengan masyarakat ketika kesuksesan datang menghampiri.

Sebab pada akhirnya, ukuran keberhasilan seseorang bukan hanya tentang seberapa tinggi ia berdiri, melainkan seberapa banyak tangan yang berhasil ia rangkul dalam perjalanan menuju puncak

Penulis : Chandra Mokoagow

Berita Terkait

Tak Terbendung, Bolsel FC Gasak Puma FC 3-0 Menuju Semifinal
Berita ini 9 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 8 Juni 2026 - 11:31 WIB

Kisah Inspiratif Govaldi Fauzan Bonde, Pengusaha Muda yang Menjadikan Kepedulian Sebagai Jalan Pengabdian

Kamis, 9 April 2026 - 18:16 WIB

Tak Terbendung, Bolsel FC Gasak Puma FC 3-0 Menuju Semifinal

Berita Terbaru